SUMEDANG – Dalam rangka menanamkan semangat cinta tanah air dan meningkatkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda, Babinsa Desa Citali, Peltu Dani Herdyansyah, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan memberikan materi pentingnya Bela Negara kepada para santri baru di Pondok Pesantren Ulumul Qur'an Al-Mustofa, Dusun Lebakcara RT 01 RW 04, Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (12/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan masa penerimaan santri baru tersebut dihadiri oleh Babinsa Desa Citali, Bhabinkamtibmas, Ketua Penerimaan Santri Baru Ustadz Ahmad Almahruki, para ustadz dan ustadzah pembimbing, serta para santri baru Pondok Pesantren Ulumul Qur'an Al-Mustofa.
Dalam penyampaian materi, Babinsa menjelaskan bahwa Bela Negara tidak hanya diwujudkan melalui tugas kemiliteran, tetapi juga dapat dilakukan oleh setiap warga negara melalui sikap disiplin, menjaga persatuan, menaati peraturan, menghormati perbedaan, serta belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bekal membangun bangsa di masa depan.
Selain memberikan materi, Babinsa juga mengajak para santri untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki semangat nasionalisme, serta mampu menangkal berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan bangsa. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para santri yang aktif mengikuti sesi tanya jawab.
Ketua Penerimaan Santri Baru, Ustadz Ahmad Almahruki, mengatakan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah memberikan pembekalan kepada para santri baru. Materi Bela Negara sangat penting untuk membentuk karakter santri agar memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta mampu menjadi generasi yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara."
Babinsa Desa Citali, Peltu Dani Herdyansyah, menyampaikan, "Bela Negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para santri bahwa mencintai bangsa dapat diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, menghormati sesama, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari."
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1004/Tanjungsari, Kapten Inf. Agus Hermawan, menegaskan, "Pembinaan wawasan kebangsaan kepada generasi muda harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Pondok pesantren merupakan salah satu tempat yang strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Melalui sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang religius, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, serta siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia."
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial ini, diharapkan para santri baru Pondok Pesantren Ulumul Qur'an Al-Mustofa semakin memahami pentingnya Bela Negara sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang cerdas, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. (PERS)

Admin