SUMEDANG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan hutan pinus Gunung Manglayang, tepatnya Blok Pasir Macan, Desa Nanggerang, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Sabtu (05/09/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Kebakaran dilaporkan melanda kawasan hutan pinus dan lahan yang ditumbuhi pohon bambu. Menyikapi kejadian tersebut, Koramil 1004/Tanjungsari langsung mengerahkan Babinsa wilayah Sukasari untuk melakukan koordinasi dan penanganan bersama unsur terkait.
Babinsa berkoordinasi dengan Polsek Sukasari, Unit Damkar, pihak Perhutani Blok Manglayang Timur serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Upaya yang dilakukan di antaranya membuat blokade guna mencegah api menjalar dan meluas menuju kawasan hutan lainnya.
Namun, proses penanganan menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Lokasi kebakaran tidak memiliki akses transportasi yang memungkinkan kendaraan pemadam kebakaran merapat hingga titik api. Selain itu, tidak terdapat sumber air di sekitar lokasi kebakaran.
Kondisi tersebut membuat aparat bersama warga dan unsur terkait melakukan penanganan secara manual untuk mengendalikan kobaran api serta mengantisipasi penyebaran ke area hutan lainnya.
Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.
“Karena lokasi cukup sulit dijangkau kendaraan dan tidak tersedia sumber air di sekitar titik kebakaran, penanganan sementara dilakukan secara manual. Kami bersama unsur terkait berupaya melakukan blokade agar api tidak menjalar ke kawasan hutan lainnya, ” ujar Kapten Inf. Agus Hermawan.
Ia juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api. Penanganan sedini mungkin sangat penting agar kebakaran tidak semakin meluas, ” tambahnya.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena merupakan kejadian ketiga yang terjadi di wilayah Koramil 1004/Tanjungsari dalam rentang waktu Sabtu pagi hingga sore hari. Kondisi tersebut mendorong peningkatan kesiapsiagaan personel dan koordinasi dengan unsur pemadam kebakaran guna mengantisipasi kejadian lanjutan.
Hingga laporan ini dibuat, aparat bersama warga dan unsur terkait masih melakukan upaya penanganan di lokasi. Tidak adanya akses kendaraan dan sumber air menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman, api bisa di padamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
Penanganan karhutla di Blok Pasir Macan terus dilakukan dengan mengedepankan koordinasi dan keselamatan personel, sementara upaya pencegahan agar api tidak menjalar ke kawasan hutan lainnya tetap menjadi prioritas. (PERS)
